Aliran KIRI
Sengaja ku bagi file – file ini buat anda yang punya apresiasi sama paham “sama rata sama rasa” alias pemikiran sosialisme. Bukan Ku orang KIRI atau KANAN, but just for sharing. heheh…
Tidak ada salahnya jika kita punya pandangan dan pemikiran yang terbukti tidak populer di era globasisasi dan keterbukaan seperti sekarang ini. Bagaimana tidak, Negara – negara yang menganut paham ini jauh dari kemajuan secara “adidaya”. Jika memang ada hanyalah USSR (Rusia) yang kini telah hancur karena memang sosialis sering identik dengan ke-otoriter-an. Sisi buruk itulah yang membuat negara penganutnya terkekang sehingga tidak sedikit yang tidak suka dengan sistem ini.
Tapi raksasa ekonomi CINA membuktikan bahwa sosialisme tidak selamanya stagnan seperti halnya negara-negara lain yang menerapkan paham ini misalnya Kuba dan Korut. Terlepas dari kelemahan pemikiran ini, paling tidak niat baik yang ingin dicapai pada akhirnya adalah keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Berikut saya bagikan pemikiran paham – paham dari bapak Sosialisme baik dan dunia seperti Tan Malaka, Haji Miscbah, Lenin, Karl Mark, Mao dan Ajaran Komunis. Tapi bukan berarti ku juga penganut paham ini loh!!!
1. Haji Misbach memiliki posisi yang unik dalam sejarah di Tanah Air. Namanya sedahsyat Semaun, Tan Malaka, atau golongan kiri lainnya. Di kalangan gerakan Islam, memang namanya nyaris tak pernah disebut lantaran pahamnya yang beralirankomunis. Menurut Misbach, Islam dan komunisme tidak selalu harus dipertentangkan, Islam seharusnya menjadi agama yang bergerak untuk melawan penindasan dan ketidakadilan.
Lahir di Kauman, Surakarta, sekitar tahun 1876, dibesarkan sebagai putra seorang pedagang batik yang kaya raya. Bernama kecil Ahmad, setelah menikah ia berganti nama menjadi Darmodiprono. Dan usai menunaikan ibadah haji, orang mengenalnya sebagai Haji Mohamad Misbach.Kauman, tempat Misbach dilahirkan, letaknya di sisi barat alun-alun utara, persis di depan.
Tentang pemikiran Haji Misbach download disini
2. Tan Malaka – Bapak Republik Indonesia
Tan Malaka –Ibrahim Datuk Tan Malaka— menurut keturunannya ia suku
bangsa Minangkabau. Ia termasuk salah seorang tokoh bangsa yang sangat luar biasa, dapat
disejajarkan dengan Soekarno, Hatta, Syahrir, Moh.Yamin dan lain-lain. Bahkan bisa dikatakan pencipta REPUBLIK INDONESIA!
Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini telah banyak melahirkan pemikiran-pemikiran
yang orisinil, berbobot dan brilian hingga berperan besar dalam sejarah perjaungan kemerdekaan
Indonesia. Dengan perjuangan yang gigih maka ia mendapat julukan tokoh revolusioner yang
legendaris.
Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Dengan semangat yang
berkobar dari sebuah gubuk miskin, Tan Malaka banyak mengumpulkan pemuda-pemuda
komunis. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai
pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Selain itu juga merencanakan suatu
pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Syarekat Islam)
untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis, gerakan-
gerakan aksi komunis, keahlian berbicara, jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat.
Karya besarnya “MADILOG” mengajak
dan memperkenalkan kepada bangsa Indonesia cara berpikir ilmiah bukan berpikir secara kaji
atau hafalan, bukan secara “Text book thinking”, atau bukan dogmatis dan bukan doktriner.
Lihatlah karya Tan Malaka
3. Mao Ze Dong
4. Lenin
5. Karl Mark





